The Role of the Madrasah Principal in Promoting Religious Moderation among Students at MTsN 2 Aceh Besar
Keywords:
Role, School Principal, Religious Moderation Attitude;, Students of MTsN 2 Aceh BesarAbstract
This study analyzes the leadership role of the Head of MTsN 2 Aceh Besar in promoting religious moderation attitudes among students. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through in-depth interviews, participant observation, and document study. The results show that the role of the Head of MTsN 2 Aceh Besar is highly central, strategic, and holistic. He integrates religious moderation as a fundamental philosophy into all school policies and activities, including the curriculum, extracurricular activities, and daily habits. This approach has successfully cultivated tolerant, inclusive, non-violent attitudes, and a commitment to nationality among students.
References
Abdullah, A. (2019). Moderasi beragama: Perspektif Islam wasathiyah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Abror, M. (2020). Moderasi beragama dalam bingkai toleransi. Rusydiah: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 143–155.
Arikarani, Y., Azman, Z., Aisyah, S., Ansyah, F. P., & Kirti, T. D. Z. (2024). Konsep pendidikan Islam dalam penguatan moderasi beragama. Edification Journal: Pendidikan Agama Islam, 7(1), 71–88.
Artanto, D. (2022). Strategi kepemimpinan transformasional untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan Islam. Adaara: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 12(2), 108–122.
Creswell, J. W. (2016). Research design: Pendekatan metode kualitatif, kuantitatif, dan campuran (A. Fawaid & R. K. Pancasari, Trans.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fahreza, M. R. (2025). Moderasi beragama sebagai upaya menjaga kerukunan di Indonesia. Journal for Education and Sharia, 1(2), 25–29.
Ikhwan, M., & Kailani, N. (2021). Radikalisme dan ekstremisme di Indonesia: Latar pendidikan agama dan agensi individual.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Moderasi beragama. Jakarta: Balitbang-Diklat Kementerian Agama.
Kurniasari, R. (2023). Aktualisasi program penguatan moderasi beragama pada MAN 4 Aceh Besar (Tesis). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.
Lubis, P. (2024). Harmoni agama melalui pendidikan Islam: Menggali toleransi dan batasan-batasan moderasi dalam konteks keberagaman. Book Chapter of Proceedings Journey-Liaison Academia and Society, 1(1), 314–332.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2005). Analisis data kualitatif (Terj.). Jakarta: UI Press.
Mulyasa, E. (2005). Menjadi kepala sekolah profesional. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. (2013). Manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Nurdiyanto, N., Tarsono, T., & Hasbiyallah, H. (2023). Pembiasaan kegiatan keberagamaan dalam membentuk karakter siswa SDIT Nur El-Qolam Serang Banten. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(2).
Riska, M. (2024). Implementasi moderasi beragama di MAN 4 Aceh Besar (Tesis). Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.
Salabi, A. S. (2021). Pengembangan lembaga pendidikan Islam dalam penguatan pendidikan karakter. Halimi: Journal of Education, 2(1), 69–92.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tatis, A. (2022). Pengaruh peran kepala madrasah dan strategi guru terhadap penguatan nilai-nilai moderasi beragama di MTsN 2 Kota Sawahlunto (Tesis). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.






